Selasa, 28 April 2026

jame mumet

Banyak yang ingin kuungkap,tentang kamu aku dan dia,sepoloskah aku ini?
Menghadapi polemik panas diantara hubungan yang ntah dikatakan maju atau mundur
Layak novel udang di almari coklat,kacanya retak,menjadi sarang laba laba, terakhir dibuka kala aku miskin akan perasaan menyusup di hati

Jumat, 24 April 2026

singkat

Yang tlah lalu biarlah
Esok kan berjalan
Seperti apa adanya

dibalik humas

Detik kurayakan teruntuk teman sejawat

lebih tepatnya karib baru yang tlah menemani kala aku kesusahan maupun tidak,dia tak pernah menagih tak pernah meminta tak pernah membeda tak pernah merepotkan

Salamkan

Jikalau menemuinya

Salamkan padaku

Terima kasih

Atau mungkin aku saja yang menyampaikannya

Beribu maaf padamu yang hari ini

yang tak memerhatikan hari kemenanganmu

tuk kau

Detik kurayakan teruntuk teman sejawat

lebih tepatnya karib baru yang tlah menemani kala aku kesusahan maupun tidak,dia tak pernah menagih tak pernah meminta tak pernah membeda tak pernah merepotkan

Salamkan

Jikalau menemuinya

Salamkan padaku

Terima kasih

Atau mungkin aku saja yang menyampaikannya

Beribu maaf padamu yang hari ini

yang tak memerhatikan hari kemenanganmu

Rabu, 08 April 2026

tak jelas arahnya

Senja muncul mendekati wajah binarku yang belom mandi sejak pagi tadi
Dikemudian kepalaku terasa pening tak terkira 
Akankah kuat?
Menghadap kenyataan tabu 
Amat pening tujuh keliling 
Nasib....
Ku tegak air putih bersamaan obat 
Yah,hari hari ku penuh minum obat 
Apa kiranya setelah kuliah kepala terasa pening selalu?
Sejatinya manusia boleh memikirkan yang gak perlu gak penting gak bermanfaat
Alangkah baiknya di isi waktunya dengan bermanfaat
Itulah tanda seorang mukmin yang sejati
Sayup kudengar suara orang berbincang kerasnya
Mataku pula sudah tertutup melihat indahnya mimpi 
Berbeda,aku tidur di waktu sore
Tidakkk....
Ini kulakukan sebulan 5 kali 
Tak terpikir sudah terhitung banyak 
Katanya 1 bulan penuh tidur waktu sore gila menyerang 
Disana terlihat aku bersepeda Tengah malam hari melewati semak belukar di persawahan sendirian
Lalu tersentak olehku ketika di ruangan amat luas duduk bersama kekasih dulu sambil mengikatkan sabuk hijau sambil melatih murid2nya
Kiranya pertanda olehku untuk memperhatikan yang lainnya dulu kuanggap sebagai pujaan hati 
Jiwa satu menggenggam 2 hati 
Apakah itu yang disebut lelaki sejati?
Ohhh...jahatnyaa aku ini
Tetapi tubuh ku sontak kagum lemas terkulai merasakan hawa dingin yang terjadi bulan April ini 
Penuh luka dan kenangan

Selasa, 07 April 2026

tata cara sembuh

Mula dari bangun tidur menunjukkan pukul 7 pagi 
Tersentak olehku matkul metodologi tafsir 
Ku guyur tubuh penuh keringat habis demam menyerang kutahan imunku dengan setenggak air putih dengan obat,lalu di tengah basuhan wudlu 
Mulai kurasa bergetar tubuh kering keronta belum sarapan, lupa akan habis makan minum obat namun kutentang aturan itu dengan mendahuluinya
Sia sia pikirku dengan cara tadi
Namun tidak disangka ketika kupakai kemeja dengan membaca basmalah 
Agaknya kurang lebih hangat setelahnya
Dengan rasa hormat menunggu kawan lainnya dengan sekelas bersamaku guna berangkat bersama,di titik ini tubuh ku mulai bergetar lagi akan lelah yang kuhadapi malam suntuk buat presentasi akan ini
Doa nabi Musa akan menghadap raja Firaun yang kubaca sesaat semua mata menatap ke arahku dan papan tulis 
Inilah living quran,hidupnya Al-Qur'an di tengah manusia yang bermanfaat 
Ku jelaskan sesedarhana mungkin agar sekelas hening tiada tanya jawab
Lekas ku tutup buku tulis 200 lembar tadi menuju warung terdekat dengan harga mulai 10 ribu 
Kenyang perutku sampai petang nanti 
Dan menghadap dunia dengan binar wajah
Anehnya setelah itu aku tidur pulas lupa akan matkul selanjutnya pada siang bolong sehabis dhuhur
Innalillahi....

hal yang belum selesai

Mata terbelalak akibat dosis obat kepala yang ku minum habis makan mie goreng campur nasi sehingga karbohidatnya tinggi, itupun masih belum cukup dengan 2 porsi, lalu setelahnya kuambil air putih segelas dengan duduk tenang
Habis ini tidur pikirku,namun tidak kukira hp telah di gengganmu sejak tadi,tak berhenti scroll Mulu 
Akibatnya piring ku lupa belum kubersihkan
Sederhana namun membuat orang lain marah akan memandang barang yang lusuh ataupun kotor 
Menunjukkan tiada arti bagi makhluk hidup jika tidak berbenah sebaik mungkin dari situ nampak 
Sekilas ayat berbunyi"wa la tusrifu" 
Janganlah berlebihan ntar menjadi saudaranya syaithon.
Akhir dari itu hanya gelagapan mendengar kawan disebelahku seraya mengucap istighfar

perihal ego

Mula mula genggam tanganmu 
Tuangkan segelas air putih 
Yang bisa membuatmu hangat 
Ntah hati mu atau kepala
Kan slalu ada kawan yang menemanimu
Perihal baper udah dikesampingkan 
Biarlah waktu berlalu bersama
Tak bisa diulang memoar 
Rona binar semu 
Terpancar di balik senyum palsu mu
Akankah engkau kuat bertahan
Sampai detik ini
Tahanlah...
Seakan dunia berpihak padamu 
Pada kita semua
Tuhan masih bisa dipercaya
Manusia tidak....
Ego yang slalu merusak 
Adanya perilaku buruk muncul dari pikiran 
Berdoalah agar senantiasa dilindungi rabbmu
....
Berjalan di terik panas mentari 
Awan mendampinginya
Abu abu biru warna dipandang 
Sebelah mata menatap pagar suci
Berdetak pula jantungmu
Selamat atau tidak
Yakin lah bahwa ada seorang yang menantimu
...
Kekasih atau bukan dia slalu tepatri di hati
Yakni ilmu
Sudah pantaskah engkau berkawan dengannya
Telisik lebih dalam pribadimu
Namun jika tetap menolak 
Pasrah lah pada Rabb yang senantiasa melindungi hambanya
...
Bukankah engkau berdoa setiap tengah malam?
Kalau belum sujud lah padanya 
Mengalir deras darah 
Bersama wirid yang kau baca 
Komat kamit ntah darimana asal wirid tadi
Agaknya engkau belum waras
....
Sederhana...
Ambil air wudlu,gelar sajadah,takbir dan sebut nama rabbmu dengan tenang
....
Jangan lupa Iringi doamu dengan menyebut nama rabbmu lalu nabi kemudian orang tuamu 
Kelak kau dapat syafaat entah dari arah yang tak terduga
Bismillah...
Seyakin yakinnya,bahwa Rabb berpihak kepadamu
Lemah,lelah akan menjadi lillah
Bukan begitu kawan?
.....
Rintik hujan,hembusan nafas hijau pohon,tangis awan kelabu,rintih langit menangis,retak tanah bumi 
Senyap,waktu diam menatap pulas mata seorang pelajar dari lagu hingga petang
Katanya ada tugas
Seribu satu alasan ujarnya
Tlah membohongi diri
Alangkah kejamnya
Apa yang kau tanam kelak kau tuai sendiri
Sejenak turunkan rasa egomu
Mari membaca 
Ntah kitab Suci,buku novèl,atau dongeng legenda
Benar kata orang 
"Sahabat terbaik yakni buku" 
Pula Al-Qur'an ditengah masyarakat menjadi oase akan kehidupan sehari hari yang dibutuhkan 
Sebaliknya engkau jadi layu sendiri 
....
Kiranya duduk bersila menjadi penenang buat hati mu membaca ayat suci
Mentadabburi ciptaannya
....
Jarum Jam berdenting hingga ke kanan pada malam hari 
Menunjukkan tubuh sudah lelah hendak beristirahat buat esok penuh harap

kultum

لا تحرك به لسانك لتععجل به kiranya itu yg disampaikan abi di hari yg lalu ,bahwasannya nderes quran iku kudu alon2 percuma wakeh apale mung ...